Home / PEMERINTAHAN / Tes Urine Massal Tegaskan Integritas Rutan Gresik, Zero HALINAR Tak Sekadar Slogan: Seluruh Warga Binaan Dipastikan Bebas Narkoba

Tes Urine Massal Tegaskan Integritas Rutan Gresik, Zero HALINAR Tak Sekadar Slogan: Seluruh Warga Binaan Dipastikan Bebas Narkoba

GRESIK, Kamis (30/7/2026)HIGHLIGHT NEWS ID Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, dan berintegritas melalui pelaksanaan tes urine terhadap 40 warga binaan. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa implementasi program Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) terus dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari strategi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksanaan tes urine yang berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Gresik melibatkan petugas Poliklinik Pratama, jajaran Staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), serta 40 warga binaan yang dipilih untuk mengikuti pemeriksaan. Seluruh tahapan kegiatan berlangsung secara profesional dengan pengawasan ketat guna menjamin transparansi, objektivitas, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap standar operasional yang berlaku.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta memperoleh hasil negatif dari penyalahgunaan narkotika. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa sistem pengawasan, pembinaan, serta deteksi dini yang diterapkan Rutan Gresik berjalan efektif dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap steril dari peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

Tes urine ini merupakan bagian dari langkah preventif yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendeteksi secara dini potensi penyalahgunaan narkotika, sekaligus memperkuat sistem pengamanan internal agar tidak ada celah bagi masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari penguatan integritas seluruh unsur, baik petugas maupun warga binaan.

«”Pelaksanaan tes urine ini merupakan langkah nyata kami dalam memastikan lingkungan Rutan Gresik tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang. Komitmen Zero HALINAR harus dimulai dari seluruh jajaran petugas hingga warga binaan,” tegas Eko Widiatmoko.»

Menurutnya, hasil negatif seluruh peserta merupakan capaian yang patut dipertahankan melalui pengawasan yang berkesinambungan. Ia menegaskan bahwa Rutan Gresik tidak akan memberikan ruang sedikit pun terhadap praktik penyalahgunaan narkotika maupun pelanggaran lain yang dapat mencederai integritas lembaga pemasyarakatan.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa pelaksanaan tes urine tersebut merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada aspek penguatan pengawasan, deteksi dini, dan pencegahan peredaran narkotika di seluruh lapas dan rutan di Indonesia.

«”Kami terus berkomitmen menjalankan berbagai langkah preventif dan pengawasan secara berkelanjutan, termasuk melalui tes urine secara berkala. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas petugas serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari HALINAR,” tambahnya.»

Selain berfungsi sebagai instrumen pengawasan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembangunan budaya organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh jajaran Rutan Gresik terus memperkuat sinergi dalam menciptakan sistem pembinaan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi, pembentukan karakter, serta peningkatan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

Komitmen tersebut sejalan dengan arah kebijakan reformasi pemasyarakatan yang terus didorong Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menghadirkan lembaga pemasyarakatan yang modern, adaptif, humanis, serta bebas dari praktik penyalahgunaan narkotika, telepon genggam ilegal, maupun pungutan liar.

Melalui pelaksanaan tes urine secara rutin dan berkelanjutan, Rutan Kelas IIB Gresik optimistis budaya Zero HALINAR akan semakin mengakar dalam setiap aspek penyelenggaraan pemasyarakatan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan sekaligus menjadi fondasi dalam mewujudkan lingkungan pembinaan yang aman, kondusif, berintegritas, serta mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)