Home / DAERAH / Lestarikan Budaya Leluhur, Warga Desa Ngabetan Cerme Gelar Slametan Sedekah Bumi dan Wayang Kulit Ki Didik Sasmito Aji

Lestarikan Budaya Leluhur, Warga Desa Ngabetan Cerme Gelar Slametan Sedekah Bumi dan Wayang Kulit Ki Didik Sasmito Aji

GRESIK – Highlighnewst.id | Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan begitu terasa di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Seluruh warga desa dengan penuh antusias menggelar tradisi luhur tahunan, Slametan Sedekah Bumi sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, hasil bumi, dan keselamatan desa.

Acara tasyakuran yang digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ngabetan, Muhammad Taufiq, didampingi seluruh jajaran perangkat desa, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan seluruh warga. Turut hadir Camat Cerme, Kapolsek Cerme, dan Danramil Cerme.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan tertib. Acara dibuka dengan pembacaan doa Al-Fatihah bersama.

Acara pertama dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Desa Ngabetan Muhammad Taufiq, dilanjutkan sambutan dari Camat Cerme, serta perwakilan dari Polsek dan Koramil yang menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Ngabetan dalam menjaga tradisi leluhur.

Acara kedua dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil dan Doa Bersama. Seluruh warga dengan khusyuk memanjatkan doa tahlil untuk para leluhur desa, memohon keberkahan, keselamatan, dan agar Desa Ngabetan dijauhkan dari segala musibah serta diberikan hasil bumi yang melimpah.

Kades Muhammad Taufiq menyampaikan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar seremonial, melainkan warisan budaya leluhur yang harus terus dijaga.

“Sedekah Bumi ini adalah wujud syukur kita. Saya bangga dengan kekompakan warga Ngabetan,” ujar Kades Muhammad Taufiq.

Kemeriahan acara tidak berhenti sampai siang. Pada malam harinya, Pemerintah Desa Ngabetan telah menyiapkan hiburan rakyat spektakuler dan gratis untuk seluruh warga.

Puncak acara akan dimeriahkan dengan Pagelaran Wayang Kulit oleh Dalang Kondang Ki Didik Sasmito Aji, dan dimeriahkan Campursari Kembange Jagad dengan 8 sinden cantik. (Agus)

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)