Sidoarjo– Highlight News Id Senin (6/7/26) Momentum peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) 2026 dimanfaatkan sebagai pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk semakin memperkuat komitmen dalam mencegah penyalahgunaan sekaligus memberantas peredaran gelap narkotika. Seruan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur I, Rusman Hadi, dalam pesan peringatan HANI yang diperingati setiap 26 Juni.
Dalam pernyataannya, Rusman Hadi mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkokoh kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika membutuhkan sinergi seluruh komponen bangsa, mulai dari keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah sebagai pemangku kebijakan.
“Selamat memperingati Hari Anti-Narkotika Internasional 2026. Mari bersama memperkuat komitmen dan kepedulian untuk mencegah penyalahgunaan serta memberantas peredaran gelap narkotika demi masa depan bangsa yang lebih baik,” ujar Rusman Hadi.
Peringatan HANI 2026 mengangkat semangat membangun generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh melalui Gerakan Ananda Bersinar sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkotika) menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Rusman Hadi menegaskan bahwa keberhasilan perang melawan narkotika tidak hanya diukur dari penindakan terhadap jaringan peredaran gelap, tetapi juga dari keberhasilan membangun kesadaran masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba sejak usia dini.
Ia menilai lingkungan keluarga menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter anak, sementara dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai hidup sehat, disiplin, dan tanggung jawab kepada generasi muda.
Di sisi lain, media massa dan dunia usaha juga diharapkan terus berkontribusi dalam menyebarluaskan edukasi mengenai bahaya narkotika serta mendukung berbagai program pencegahan yang dilaksanakan pemerintah dan para pemangku kepentingan.
Melalui kolaborasi yang kuat, Rusman Hadi optimistis cita-cita mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkotika dapat dicapai secara bertahap. Menurutnya, generasi penerus yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi merupakan modal utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing serta terus meningkatkan kepedulian terhadap upaya pencegahan sejak tingkat keluarga hingga komunitas.
“Peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional 2026 menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika. Mari bersama mewujudkan Indonesia Bersinar dengan membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Menutup pesannya, Rusman Hadi kembali mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu dalam memerangi narkotika sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga masa depan bangsa.
“Bersama melawan narkotika, menjaga masa depan bangsa.” (Dd).






