Home / PEMERINTAHAN / 64 Pejabat Ditjenpas Jatim Dilantik, Kakanwil Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Kursi: Integritas Jadi Taruhan

64 Pejabat Ditjenpas Jatim Dilantik, Kakanwil Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Kursi: Integritas Jadi Taruhan

SIDOARJOHIGHLIGHT NEWS ID Sebanyak 64 pejabat manajerial dan nonmanajerial di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya, Rabu (2/9/2026). Di balik prosesi tersebut, ada pesan tegas yang disampaikan Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur Kusnali: jabatan adalah amanah dan integritas harus menjadi landasan utama dalam pengabdian.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola organisasi untuk memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan semakin efektif dan profesional. Prosesi diikuti Pejabat Administrator Kantor Wilayah serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Jawa Timur.

Bagi 64 pejabat yang dilantik, pengambilan sumpah/janji bukan sekadar tahapan formal. Ada tanggung jawab baru yang harus segera dijawab dengan kinerja. Setiap pejabat dituntut mampu memahami tugas dan kewenangannya sekaligus menjaga kepercayaan yang melekat pada jabatan tersebut.

Kusnali menekankan bahwa jabatan tidak boleh dimaknai sebatas kedudukan dalam struktur organisasi. Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalitas, dan rasa tanggung jawab.

“Jabatan adalah amanah. Laksanakan dengan integritas, bekerja secara profesional, dan berikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” tegas Kusnali.

Penekanan tersebut menjadi garis penting dalam pelantikan kali ini. Integritas harus menjadi prinsip dalam setiap tindakan, sedangkan profesionalitas harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang sesuai ketentuan dan berorientasi pada hasil.

Kusnali berharap pelantikan 64 pejabat tidak berhenti sebagai agenda pergantian ataupun pengisian jabatan. Momentum tersebut harus menghasilkan penguatan kinerja dan peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di berbagai satuan kerja.

Karena itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab masing-masing. Mereka juga dituntut mampu membangun koordinasi yang efektif serta memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai aturan.

Tantangan berikutnya adalah menghadirkan perubahan. Para pejabat baru diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi mampu menjadi penggerak perbaikan di lingkungan kerja masing-masing.

Kepemimpinan yang kuat, menurut semangat pelantikan tersebut, harus berjalan beriringan dengan integritas. Keduanya menjadi modal penting untuk menjaga efektivitas organisasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemasyarakatan.

Dengan penataan jabatan tersebut, Kanwil Ditjenpas Jawa Timur berharap muncul energi baru dalam pelaksanaan tugas. Para pejabat baru diharapkan mampu membawa semangat pengabdian, memperkuat tata kelola, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi maupun masyarakat.

Sumpah dan janji yang telah diucapkan kini memasuki tahap pembuktian. Jabatan yang diberikan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, kepatuhan terhadap ketentuan, profesionalitas dalam menjalankan tugas, serta keberanian menghadirkan perubahan positif.

Sebab, jabatan bukan sekadar kursi atau posisi. Di dalamnya terdapat amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab yang harus dijaga.

Dan bagi 64 pejabat yang baru dilantik, integritas bukan hanya pesan dalam seremoni pelantikan. Integritas menjadi modal utama untuk membuktikan kualitas pengabdian mereka di lingkungan pemasyarakatan Jawa Timur (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)