MADIUN — HIGHLIGHT NEWS ID Penguatan barisan internal menjadi perhatian Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun Fajar Nur Cahyono. Melalui pengarahan kepada jajaran petugas pada Rabu (9/9/2026), Fajar mendorong seluruh personel memperkuat disiplin, integritas, profesionalisme, serta kekompakan sebagai fondasi pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk menyamakan persepsi sekaligus mempertegas kembali tanggung jawab setiap petugas. Seluruh jajaran diingatkan agar memahami tugas dan fungsi masing-masing serta menjalankannya dengan penuh tanggung jawab dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
Bagi Fajar, keberhasilan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan tidak semata-mata ditentukan oleh sistem kerja maupun ketersediaan sarana dan prasarana. Kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting yang turut menentukan terciptanya lingkungan Lapas yang aman, tertib, serta mampu memberikan pelayanan dan pembinaan secara optimal.
Karena itu, setiap personel diminta menyadari bahwa tugas yang dijalankan bukan sekadar rutinitas kedinasan. Setiap pekerjaan memiliki keterkaitan dengan keamanan dan ketertiban Lapas, pelayanan kepada masyarakat, serta proses pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Saya berharap seluruh jajaran dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan integritas. Jangan pernah menganggap tugas sebagai rutinitas semata, karena setiap pekerjaan yang kita lakukan memiliki dampak terhadap keamanan, ketertiban, dan keberhasilan pembinaan di Lapas,” tegas Fajar.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa disiplin harus hadir dalam setiap tahapan pelaksanaan tugas. Kepatuhan terhadap aturan harus berjalan seiring dengan kesadaran moral untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada setiap petugas.
Integritas pun menjadi perhatian utama. Setiap personel diharapkan mampu menjaga sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas, baik pada aspek pengamanan, pelayanan maupun pembinaan WBP.
Tak kalah penting, Fajar menekankan penguatan komunikasi dan koordinasi antarpersonel. Menurutnya, soliditas jajaran merupakan salah satu modal penting dalam menghadapi dinamika tugas Pemasyarakatan yang membutuhkan kesiapsiagaan dan kerja sama.
Koordinasi yang efektif diharapkan dapat mengurangi potensi miskomunikasi, mempercepat penyelesaian persoalan, serta meningkatkan kemampuan jajaran dalam merespons setiap situasi yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban.
Kekompakan juga tidak hanya berkaitan dengan aspek pengamanan. Sinergi antarpetugas memiliki peran dalam mendukung pelayanan dan pembinaan WBP. Pengamanan harus berjalan seiring dengan pelaksanaan pembinaan agar tujuan Pemasyarakatan dapat diwujudkan secara profesional.
Untuk itu, seluruh jajaran didorong menghindari pola kerja yang berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi antarbagian dan komunikasi berjenjang perlu dipelihara sehingga setiap pelaksanaan tugas dapat berlangsung efektif, terarah, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengarahan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi internal. Setiap petugas diharapkan mampu menjaga etika kedinasan, mematuhi ketentuan, serta menempatkan kepentingan organisasi dan pelaksanaan tugas sebagai prioritas.
Fajar menekankan bahwa ukuran keberhasilan kerja tidak cukup hanya dilihat dari pekerjaan yang selesai. Cara melaksanakan pekerjaan juga menjadi bagian penting, terutama bagaimana tugas dilakukan secara disiplin, profesional, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas.
Melalui penguatan tersebut, Lapas Kelas I Madiun berupaya membangun budaya kerja yang semakin kokoh. Kompetensi petugas terus didorong untuk berkembang, komunikasi diperkuat, koordinasi dipererat, sementara integritas harus tetap menjadi prinsip dalam setiap pelaksanaan tugas.
Komitmen itu diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional, dan berintegritas.
Dengan jajaran yang semakin solid, pelayanan dan pembinaan WBP diharapkan dapat berjalan lebih optimal tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban sebagai salah satu pilar utama penyelenggaraan Pemasyarakatan.
Pengarahan yang dipimpin Fajar Nur Cahyono akhirnya bukan sekadar pertemuan internal. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi penguatan pesan organisasi bahwa disiplin harus menjadi kebiasaan, integritas harus menjadi pegangan, koordinasi harus menjadi kekuatan, dan profesionalisme harus menjadi standar setiap petugas dalam menjalankan amanah Pemasyarakatan (Dd).






