Home / PEMERINTAHAN / Festival Karnaval Sukodono Meriahkan HUT ke-81 RI, 29 RT dari 7 RW Tumpahkan Kreativitas dalam Semangat “Identitas Kita, Bangga Desa”

Festival Karnaval Sukodono Meriahkan HUT ke-81 RI, 29 RT dari 7 RW Tumpahkan Kreativitas dalam Semangat “Identitas Kita, Bangga Desa”

SIDOARJOHIGHLIGHT NEWS ID Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Desa Sukodono, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (23/8/2026). Ribuan semangat warga berpadu dalam Festival Karnaval Budaya bertema “Identitas Kita, Bangga Desa”, yang melibatkan 29 RT dalam 7 RW.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Sukodono bersama Karang Taruna tersebut menjadi panggung kreativitas masyarakat. Setiap wilayah membawa ciri khas dan gagasan masing-masing, sekaligus menunjukkan kekayaan budaya serta potensi lokal Desa Sukodono.

Menariknya, kemeriahan festival ini lahir dari swadaya masyarakat. Warga secara bersama-sama menyumbangkan tenaga, waktu, gagasan, kreativitas, hingga dukungan material sesuai kemampuan masing-masing.

Kepala Desa Sukodono, Supi’i, mengapresiasi tingginya antusiasme warga dalam menyukseskan festival karnaval tersebut.

“Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh warga Desa Sukodono menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Semangat kebersamaan dan persatuan terpancar saat warga bersatu menyelenggarakan karnaval budaya bertema ‘Identitas Kita, Bangga Desa’, yang sepenuhnya didanai secara swadaya dari warga masing-masing,” ujarnya.

Menurut Supi’i, setiap wilayah memang memiliki kreativitas berbeda, tetapi seluruh penampilan tetap membawa pesan yang sama, yakni kebersamaan, kebanggaan terhadap identitas desa, kemandirian, serta semangat kedaulatan pangan.

Festival Karnaval Jadi Panggung Persatuan Warga

Lebih dari sekadar hiburan Agustusan, festival karnaval menjadi momentum mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Supi’i menyebut momentum HUT ke-81 RI turut memberikan dampak positif terhadap hubungan sosial masyarakat. Warga yang sebelumnya belum sepenuhnya harmonis kini dapat duduk bersama, bekerja sama, dan bergotong royong demi menyukseskan kegiatan.

“Selama ini, baik dari RT maupun RW yang belum terlalu harmonis, ternyata pada peringatan HUT ke-81 RI ini semuanya menunjukkan perubahan. Warga menjadi kompak, bersatu padu, dan bahu-membahu menyelenggarakan karnaval ini,” ungkapnya.

Keterlibatan 29 RT dari 7 RW tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kemeriahan perayaan kemerdekaan dapat tumbuh kuat dari masyarakat sendiri.

Kades Sukodono: Jangan Hanya Kompak Saat Agustusan

Di balik kemeriahan festival, Supi’i berharap semangat kebersamaan tidak berhenti ketika rangkaian perayaan kemerdekaan selesai.

“Harapan saya, ke depannya hubungan kita bisa lebih baik. Semangat kebersamaan dan kegotongroyongan yang kita tunjukkan hari ini tidak hanya hadir saat peringatan HUT RI saja. Mari kita tingkatkan lagi agar kebersamaan ini terus hidup dan menjadi budaya yang tak terpisahkan dari kehidupan kita di Desa Sukodono,” tegasnya.

Ia menilai keberhasilan festival tidak semata-mata diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari semakin kuatnya komunikasi, rasa saling memiliki, dan keharmonisan masyarakat.

Camat Sukodono Apresiasi Festival Karnaval

Camat Sukodono, Ineke Dwi Setiawati, S.STP., MPA, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Karnaval Budaya Desa Sukodono.

Menurut Ineke, kegiatan tersebut merupakan bentuk kreativitas masyarakat dalam memaknai kemerdekaan sekaligus sarana memperkuat persatuan dan kebanggaan terhadap budaya lokal.

“Pelaksanaan karnaval budaya Desa Sukodono dengan tema ‘Identitas Kita, Bangga Desa’ dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya.

Ineke menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara maupun tirakatan. Kreativitas masyarakat melalui festival budaya juga menjadi bagian dari cara menghidupkan semangat nasionalisme.

Tiga Pilar Bersinergi Kawal Kelancaran Festival

Untuk memastikan festival berlangsung tertib, aman, dan nyaman, Kecamatan Sukodono melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polsek Sukodono dan Koramil Sukodono.

Sinergi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, Karang Taruna, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kegiatan.

Masyarakat juga diimbau menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan, termasuk memperhatikan penggunaan Sound Horeg agar tidak berlebihan, sehingga kemeriahan festival tidak mengganggu keselamatan maupun kenyamanan masyarakat lainnya.

Ineke berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan dan dikembangkan menjadi tradisi positif masyarakat Desa Sukodono.

“Semoga kegiatan seperti ini tetap istiqomah setiap tahun dan makin meriah ke depannya,” harapnya.

Di tengah kegembiraan festival, masyarakat juga diajak tetap memiliki kepedulian dan empati terhadap saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia yang sedang menghadapi musibah.

Dari Warga Sukodono untuk Semangat Kemerdekaan

Festival Karnaval Budaya Desa Sukodono pada 23 Agustus 2026 menjadi gambaran kuat bagaimana semangat kemerdekaan tumbuh dari masyarakat.

29 RT dalam 7 RW tampil membawa kreativitas masing-masing, tetapi tetap berada dalam satu bingkai persatuan. Swadaya warga menjadi kekuatan utama, sementara koordinasi pemerintah dan unsur keamanan memastikan kegiatan berjalan tertib.

Dari jalan-jalan Desa Sukodono, perayaan HUT ke-81 RI tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga membawa pesan bahwa budaya, gotong royong, kreativitas, dan persatuan dapat berjalan beriringan.

MERDEKA!

Identitas Kita, Bangga Desa.

Bersatu, Mandiri, Berbudaya, dan Bangga Menjadi Sukodono (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)