SIDOARJO –HIGHLIGHT NEWS ID Komitmen memperkuat keamanan dan stabilitas penyelenggaraan pemasyarakatan di Jawa Timur terus diwujudkan melalui penguatan kolaborasi lintas institusi. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kusnali, melaksanakan silaturahmi dan audiensi dengan Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur, AKBP Mohammad Bagus Kurniawan, S.H., S.I.K., M.I.K., pada Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk mempererat sinergi kelembagaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan di seluruh lingkungan pemasyarakatan.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Selain memperkuat hubungan antarinstansi, pertemuan ini menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi, meningkatkan efektivitas komunikasi, serta membangun mekanisme kerja sama yang lebih terpadu dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.
Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan kerja sama di bidang pengamanan, penanganan situasi kontinjensi, hingga dukungan operasional bagi seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Jawa Timur. Kedua institusi juga membahas penguatan sistem koordinasi dan pertukaran informasi agar setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih awal serta ditangani secara cepat, tepat, dan profesional sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, menegaskan bahwa sinergi yang telah terbangun bersama Satbrimob Polda Jawa Timur merupakan aset penting dalam menjaga stabilitas penyelenggaraan pemasyarakatan. Menurutnya, tantangan tugas yang semakin dinamis memerlukan koordinasi yang solid agar seluruh langkah pengamanan dapat berjalan secara efektif dan terukur.
«”Sinergi yang telah terbangun menjadi kekuatan bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Melalui koordinasi dan kolaborasi yang erat, kami optimistis setiap tantangan dapat dihadapi secara cepat, tepat, dan profesional demi terciptanya penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman dan kondusif,” tegas Kusnali.»
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang intensif dan koordinasi yang berkesinambungan menjadi faktor penting dalam memperkuat tata kelola pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan adaptif. Dengan dukungan dari aparat keamanan, setiap potensi gangguan dapat diantisipasi melalui langkah-langkah pencegahan yang terencana serta respons yang cepat ketika dibutuhkan.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur, AKBP Mohammad Bagus Kurniawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur. Ia menyatakan bahwa Satbrimob Polda Jawa Timur siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, termasuk dalam menghadapi kondisi kontinjensi yang memerlukan penanganan secara profesional dan terkoordinasi.
Komitmen bersama tersebut menjadi wujud kesamaan visi dalam membangun sistem pengamanan pemasyarakatan yang semakin kuat, terintegrasi, dan responsif terhadap berbagai dinamika yang berkembang. Penguatan sinergi antarlembaga juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan personel, mempercepat pengambilan keputusan dalam situasi darurat, serta memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.
Melalui audiensi ini, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur dan Satbrimob Polda Jawa Timur kembali menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Dengan koordinasi yang semakin solid, kedua institusi optimistis mampu menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat (Dd).






