Home / PEMERINTAHAN / Kakanwil Ditjenpas Jatim Satukan Langkah Pemasyarakatan , Penguatan Perdana Tegaskan Tiga Pilar Keamanan dan Integritas Menuju Pemasyarakatan Humanis

Kakanwil Ditjenpas Jatim Satukan Langkah Pemasyarakatan , Penguatan Perdana Tegaskan Tiga Pilar Keamanan dan Integritas Menuju Pemasyarakatan Humanis

Sidoarjo, -Highlight News Id Kepemimpinan baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur langsung menunjukkan arah yang tegas dan terukur. Usai resmi mengikuti rangkaian pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kusnali bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi dengan memberikan penguatan perdana kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) se-Jawa Timur di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam menyatukan visi, memperkuat koordinasi, dan membangun komitmen bersama seluruh jajaran pemasyarakatan Jawa Timur guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks. Penguatan perdana ini sekaligus menandai dimulainya fase konsolidasi kepemimpinan Kusnali dalam mengawal pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam arahannya, Kusnali menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan tidak dapat dilepaskan dari kekuatan budaya kerja yang solid, profesional, dan berintegritas. Menurutnya, organisasi yang kuat lahir dari kekompakan seluruh elemen yang mampu bergerak dalam satu visi, satu tujuan, dan satu semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Keberhasilan organisasi bukan hanya ditentukan oleh kemampuan individu, melainkan oleh sinergi, kebersamaan, dan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas secara konsisten dan bertanggung jawab,” tegas Kusnali di hadapan para Kepala UPT dan Ketua PIPAS yang hadir.

Sebagai fondasi utama dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang aman dan tertib, Kusnali menekankan tiga kunci pemasyarakatan aman yang wajib dijadikan pedoman oleh seluruh petugas di Jawa Timur. Pertama, menjaga kekompakan dan kebersamaan antarpetugas dalam setiap pelaksanaan tugas. Kedua, memastikan seluruh hak warga binaan diberikan secara utuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa adanya penyimpangan ataupun praktik yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Ketiga, melaksanakan tugas dan fungsi sebagai Aparatur Sipil Negara secara profesional, benar, penuh integritas, serta bertanggung jawab.

Menurutnya, tiga prinsip tersebut bukan sekadar slogan organisasi, melainkan nilai dasar yang harus diterapkan secara nyata dalam setiap aspek pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Dengan penerapan yang konsisten, stabilitas keamanan dan ketertiban di seluruh satuan kerja akan semakin terjaga, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat.

Lebih jauh, Kusnali juga mengajak seluruh Kepala UPT untuk memperkuat pengawasan internal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perubahan dan tuntutan zaman. Ia menekankan bahwa transformasi pemasyarakatan hanya dapat terwujud apabila seluruh jajaran memiliki integritas yang kuat dan komitmen yang sama dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Ketua PIPAS Jawa Timur, Ny. Noer Adhe Kusnali, turut memberikan penguatan kepada seluruh Ketua PIPAS Cabang yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa keberhasilan seorang petugas pemasyarakatan tidak terlepas dari dukungan keluarga yang harmonis dan kuat.

Menurutnya, peran istri tidak hanya sebagai pendamping dalam kehidupan rumah tangga, tetapi juga sebagai sumber motivasi, penguat moral, serta pengingat dalam menjaga integritas dan etika selama menjalankan tugas kedinasan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh anggota PIPAS untuk terus memperkuat peran positif dalam mendukung tugas suami sekaligus menjaga nama baik institusi.

“PIPAS memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis sehingga dapat menjadi sumber semangat dan kekuatan bagi petugas pemasyarakatan dalam menjalankan amanah negara,” ujar Ny. Noer Adhe Kusnali.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota PIPAS untuk senantiasa menjaga etika, menjunjung nilai kebersamaan, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Dukungan moral yang kuat dari keluarga, menurutnya, merupakan salah satu faktor penting dalam membangun aparatur yang profesional dan berintegritas.

Penguatan perdana yang digelar ini menjadi simbol kuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan keluarga besar PIPAS Jawa Timur dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin maju. Kolaborasi antara petugas dan keluarga diyakini menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan organisasi secara bersama-sama.

Melalui konsolidasi awal ini, Kusnali menegaskan komitmennya untuk membawa pemasyarakatan Jawa Timur menjadi institusi yang semakin profesional, humanis, aman, dan terpercaya. Dengan dukungan seluruh Kepala UPT, jajaran petugas, serta keluarga besar PIPAS, pemasyarakatan Jawa Timur optimistis mampu memperkuat kualitas pelayanan, meningkatkan pembinaan warga binaan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan hukum nasional dan pelayanan publik yang berintegritas.

Momentum penguatan perdana tersebut sekaligus menjadi tonggak awal perjalanan kepemimpinan Kusnali dalam membangun pemasyarakatan Jawa Timur yang lebih solid, responsif, dan berdaya saing, dengan menjadikan tiga kunci pemasyarakatan aman sebagai kompas utama dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)