Home / PEMERINTAHAN / Rutan Gresik Perkuat Sistem Pembinaan Kesehatan, Edukasi PHBS dan Pencegahan Hantavirus Jadi Prioritas Lingkungan Hunian

Rutan Gresik Perkuat Sistem Pembinaan Kesehatan, Edukasi PHBS dan Pencegahan Hantavirus Jadi Prioritas Lingkungan Hunian

Gresik, Selasa (9/6/2026)Highlight News Id Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus mengintensifkan program pembinaan kesehatan bagi warga binaan melalui kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kewaspadaan terhadap penyakit Hantavirus. Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih bersih, sehat, aman, dan layak huni di dalam rutan.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Rutan Gresik tersebut berlangsung dengan penuh antusias dari para warga binaan. Edukasi kesehatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga menekankan pembentukan kesadaran kolektif agar pola hidup bersih menjadi kebiasaan sehari-hari, khususnya di lingkungan dengan tingkat kepadatan tinggi yang memiliki risiko penyebaran penyakit lebih besar.

Acara dibuka dengan sambutan Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rutan Gresik, Dhimas Iswidiyono. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara disiplin oleh seluruh elemen di dalam rutan, baik petugas maupun warga binaan.

“Menjaga kebersihan kamar dan blok hunian adalah langkah paling dasar untuk mencegah berbagai penyakit. Lingkungan yang bersih akan sangat membantu menekan risiko penularan, termasuk Hantavirus yang dapat ditularkan melalui tikus. Oleh karena itu, kami berharap seluruh warga binaan benar-benar menjadikan pola hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari keseharian,” ujar Dhimas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi kesehatan oleh Dokter Poliklinik Pratama Rutan Gresik, Dzurratun Naseha. Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa PHBS merupakan fondasi utama dalam menjaga kesehatan individu maupun lingkungan, terutama di area dengan kepadatan tinggi seperti rumah tahanan.

Ia juga menjelaskan bahwa Hantavirus merupakan penyakit yang dapat menular melalui paparan urine, air liur, serta kotoran tikus yang mencemari lingkungan. Meski demikian, risiko penularannya dapat diminimalkan melalui langkah-langkah sederhana namun konsisten, seperti menjaga kebersihan kamar, membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan secara rutin, serta menghindari kontak langsung dengan tikus atau area yang dicurigai terkontaminasi.

Melalui kegiatan ini, Rutan Gresik berharap warga binaan semakin memahami pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penyakit. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih tertib, sehat, aman, dan manusiawi bagi seluruh penghuninya (Dd).

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)