SIDOARJO —HIGHLIGHT NEWS ID Pengelolaan keuangan negara yang transparan, efisien, tepat sasaran, dan akuntabel kembali mengantarkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya mencatatkan prestasi. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Rutan Kelas I Surabaya berhasil meraih dua penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidoarjo atas capaian kinerja pengelolaan anggaran.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor KPPN Sidoarjo. Dalam kesempatan tersebut, Tristiantoro hadir didampingi Kepala Seksi Pengelolaan bersama jajaran.
Prestasi pertama yang berhasil diraih Rutan Kelas I Surabaya adalah peringkat ketiga satuan kerja dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik untuk kategori pagu anggaran Rp30 miliar hingga Rp50 miliar.
Tidak berhenti di sana, Rutan Kelas I Surabaya kembali mencatatkan prestasi dengan meraih peringkat ketiga penyampaian laporan keuangan tercepat dan terlengkap Semester I Tahun 2026.
Dua penghargaan tersebut menjadi cerminan atas konsistensi jajaran Rutan Kelas I Surabaya dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran negara. Ketepatan pelaksanaan, efisiensi penggunaan anggaran, serta ketepatan dan kelengkapan laporan menjadi bagian penting dari upaya menjaga akuntabilitas keuangan.
Bagi Rutan Kelas I Surabaya, pengelolaan anggaran tidak berhenti pada persoalan administrasi maupun angka penyerapan. Setiap penggunaan anggaran harus mampu menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta memberikan manfaat nyata terhadap kualitas pelayanan.
Tata kelola keuangan yang baik menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung berbagai program pembinaan warga binaan. Dengan dukungan anggaran yang dikelola secara tepat, kegiatan pembinaan dapat berjalan secara lebih optimal, terukur, profesional, dan berkelanjutan.
Demikian pula dengan pelayanan kepada masyarakat. Pengelolaan dana yang akuntabel turut memastikan berbagai layanan, termasuk layanan kunjungan, dapat diberikan secara tertib, adil, profesional, dan optimal.
Raihan dua penghargaan KPPN Sidoarjo tersebut juga menunjukkan bahwa keberhasilan Rutan Kelas I Surabaya merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. Perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian, hingga pelaporan anggaran membutuhkan koordinasi, ketelitian, dan komitmen bersama.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi tantangan baru bagi Rutan Kelas I Surabaya untuk tidak cepat berpuas diri. Penghargaan harus menjadi motivasi untuk mempertahankan capaian sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan pada periode berikutnya.
Dengan menjadikan transparansi, efisiensi, ketepatan sasaran, dan akuntabilitas sebagai bagian dari budaya kerja, Rutan Kelas I Surabaya terus berupaya memastikan anggaran negara benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pemasyarakatan.
Dua penghargaan KPPN Sidoarjo akhirnya bukan sekadar trofi di atas meja. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi penegasan bahwa setiap rupiah anggaran negara harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan dikembalikan dalam bentuk pelayanan yang semakin berkualitas bagi warga binaan maupun masyarakat (Dd).






